
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo menggelar Reses di Banyu Urip Kidul RT 13 RW 9 Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, pada Rabu (30/10).
Dalam serap aspirasi masyarakat tersebut, Ketua Fraksi PKS tersebut disambati masalah pendidikan, seperti zonasi dan kebutuhan sekolah seperti SMP dan SMA. Sehingga warga meminta eks lokasi Dolly dibangun sekolah.
Kemudian warga juga sambat terkait kurikulum merdeka. Warga menganggap, kurikulum merdeka tidak berdampak pada siswa, justeru lebih mencerdaskan orang tua murid.
Cahyo mengatakan, padatnya penduduk di Kecamatan Sawahan khususnya Kelurahan Banyu Urip, Putat dan Pakis harus ada pembangunan sekolah baru, mulai SMP hingga SMA/sederajat.
"Terima kasih atas masukan warga terkait dengan sekolah, ini menunjukkan peduli dengan pendidikan anak-anak kita, masa depan bangsa, masa depan Surabaya," kata Cahyo kepada JatimUPdate.id.
Cahyo memaparkan, pemerintah kota Surabaya telah mengkaji untuk penambahan gedung sekolah baru di kota Pahlawan. Sehingga dia berharap wilayah Kecamatan Sawahan masuk dalam skala prioritas.
Sedangkan untuk pembangunan gedung sekolah baru SMA, Cahyo berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat ke Pemprov Jatim, melalui dewan provinsi.
"Semoga kajian dari pemerintah kota Surabaya itu mencakup sekolah negeri yang diadakan di sekitar atau di dalam Kecamatan Sawahan terutama SMP Negeri yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Surabaya," ujarnya.
Cahyo mengakui, seiring bertambahnya kepadatan penduduk pembangunan gedung sekolah baru sangat dibutuhkan.
Kendati begitu, harus melalui kajian, apakah hanya beberapa titik atau seluruh Surabaya.
"Sekali lagi perlu dikaji lebih lanjut, apakah kemudian pemerataan sekolah di Surabaya ini point of view kita adalah seluruh Surabaya, dan itu sangat baik, terutama ketika nanti ada sekolah negeri yang ditambahkan di kawasan Kecamatan Sawahan," tegas Cahyo.
Untuk kurikulum merdeka, Cahyo mendorong menteri pendidikan dalam kabinet merah putih, bisa mengkaji secara keseluruhan kebijakan terdahulu seperti zonasi dan kurikulum merdeka.
Maka dari itu, Cahyo berharap pendidikan bagi masa depan bangsa akan lebih baik ke depannya
"Insyaallah, semoga masa depan bangsa ini lebih baik lagi, saya akan kawal aspirasi masyarakat ini sesuai dengan kewenangan kita," demikian Cahyo Siswo Utomo.
sumber: jatimupdate.id, 31 Oktober 2024