
Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Aning Rahmawati, memastikan bahwa pembangunan lima sekolah baru telah resmi masuk dalam APBD Surabaya 2025. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan yang kian meningkat di berbagai kecamatan.
Aning Rahmawati menyatakan bahwa ketersediaan ruang belajar yang layak menjadi prioritas utama. Menurutnya, pertumbuhan jumlah pelajar di Kota Surabaya setiap tahunnya membutuhkan tambahan infrastruktur yang memadai. “Surabaya terus berkembang, begitu juga kebutuhan fasilitas pendidikan bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Pembangunan lima sekolah baru ini diputuskan setelah melalui serangkaian kajian terhadap daerah-daerah yang masih kekurangan ruang kelas dan belum memiliki sekolah dengan kapasitas ideal. Dengan masuknya proyek tersebut ke dalam APBD 2025, pemerintah daerah dapat segera mengeksekusi pembangunan secara bertahap.
Aning menyampaikan bahwa sekolah-sekolah baru ini tidak hanya direncanakan di pusat kota, tetapi juga di wilayah pinggiran yang selama ini minim fasilitas pendidikan. Langkah ini adalah bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga Surabaya.
“Tidak hanya jumlahnya, tetapi juga lokasinya kami sesuaikan dengan kebutuhan setiap wilayah,” kata Aning. Hal ini diharapkan dapat mengurangi lonjakan jumlah murid dalam satu sekolah dan memberikan suasana belajar yang lebih kondusif.
Fraksi PKS bersama mitra kerja di DPRD Kota Surabaya mendukung penuh pengalokasian anggaran untuk pembangunan sekolah. Menurut Aning, investasi di sektor pendidikan adalah investasi untuk masa depan generasi muda. Alokasi dana dalam APBD 2025 mencerminkan prioritas ini.
Selain pembangunan fisik, dana yang disiapkan juga akan menunjang fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium, dan area olahraga sekolah. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan mendukung perkembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Kabar masuknya lima sekolah baru dalam APBD 2025 disambut positif oleh masyarakat dan para orang tua. Mereka berharap pembangunan dapat berjalan cepat dan berkualitas sehingga proses belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.
Beberapa perwakilan guru menyatakan bahwa tambahan sekolah akan sangat meringankan beban siswa dan guru yang selama ini kekurangan ruang kelas. “Ini langkah yang tepat untuk menjawab tantangan kapasitas pendidikan di Surabaya,” ujar salah satu guru SD setempat.